Langit Tak Terbelah [SEGERA TERBIT] - π Prolog π - Wattpad
Langit Tak Terbelah [SEGERA TERBIT]
oleh _ksmngtys
Langit Tak Terbelah [SEGERA TERBIT]
Daftar isi
- π Prolog π
- π I. Persaingan Sehat
- π II. Reaksi Berbeda (Illustration)
- π III. Berandal Sekolah
- π IV. Pertandingan Sengit
- π V. Kepuasan Tersendiri (Illustration)
- π VI. Merasa Hebat
- π VII. Kebohongan Kecil
- π VIII. Rasa Bersalah (Illustration)
- π IX. Keterlibatan Tak Disengaja
- π X. Masalah Besar?
- π XI. Penjelasan (Illustration)
- π XII. Lebih Baik Jujur
- π XIII. Kelakuan Anak Forze
- π XIV. Mengikuti Keinginan Diri (Illustration)
- π XV. Dampak Kegegabahan
- π XVI. Kekacauan Dibuat Sendiri
- π XVII. Berlari Menelusuri Malam (Illustration)
- π XVIII. Kerusuhan Di Pasar Malam
- π XIX. Pertarungan Nyawa
- π XX. Mencari Penerus (Illustration)
- π XXI. Selimut Keraguan
- π XXII. Tak Menghargai
- π XXIII. Momen Terakhir
- π XXIV. Penentuan (Illustration)
- π XXV. Malam Pertempuran
- π XXVI. Tragedi Malam Takbiran (Illustration)
- π XXVII. Haruskah Mencari Keandilan?
- π XXVIII. Pengumpulan Bukti
- π XXIX. Penangkapan (Illustration)
- π XXX. Hasil Persidangan [END]
- πPrequel?π
Langit Tak Terbelah [SEGERA TERBIT]
[Genre : Action - Drama - Angst]
πJuara 1 Tingkat Jakarta Pusat dalam Lomba Menulis 2025 yang diselenggarakan oleh Dispusip
πJuara 1 Tingkat DKI Jakarta dalam Lomba Menulis 2025 yang diselenggarakan oleh Dispusip
Langit Tak Terbelah = Antara Takd...
Derasnya hujan malam itu seolah sengaja menghapus cairan kental berwarna merah yang mengalir di atas aspal jalan raya. Namun, sekeras apa pun hujan mengguyur, noda itu tetap meninggalkan bekas, terlihat samar tetapi nyata. Raungan sirene ambulans terdengar bersahut-sahutan, memecah keheningan di malam itu.
Malam terasa semakin kelam ketika tim kepolisian sibuk mengamankan lokasi kejadian, tempat yang kini menjadi saksi bisu betapa kerasnya dunia di luar sana. Lampu rotator berpendar merah dan biru, memantul di genangan air, menciptakan bayangan yang bergetar di permukaan jalan.
Isak tangis seorang wanita terdengar lirih, suaranya bergetar, sesekali pecah, menyayat siapa pun yang mendengarnya. Ia berdiri di antara kerumunan warga yang berdesakan, diliputi rasa penasaran sekaligus ngeri akan apa yang telah terjadi malam itu.
Pria yang berada di samping wanita itu mencoba untuk menenangkannya, meski di dalam lubuk hati yang paling dalam, ia merasakan kepedihan yang luar biasa, hingga tak mampu mengekspresikan perasaannya.
Dari kejauhan, laki-laki muda dengan jaket berwarna oren yang kini tampak lusuh memperhatikan situasi di malam itu. Cairan berwarna merah mengalir tepat di punggung tangannya yang kini tengah menggenggam sebuah ponsel. Ponsel itu terasa berat, seolah menyimpan beban dari semua kenangan yang belum sempat tersampaikan.
Dunia seakan berhenti berputar ketika tim kepolisian membawa ketiga orang itu pergi dari sini. Angin di malam itu membawa keheningan yang menusuk, menggantung di udara bersama aroma anyir dari darah yang belum hilang sepenuhnya.
"Kalian bertiga tenang aja, gue janji bakal balas dendam sama mereka, dengan cara gue sendiri."
γπHAPPY READINGπ"
Hellowww balik lagi dengan Suma di sini. Ini kan, yang kalian tunggu-tunggu setelah kurang lebih 4 bulan. Akhirnya kalian bisa baca cerita yang Suma ikut sertakan dalam Lomba Menulis 2025 yang diselenggarakan sama Perpustakaan Jakarta Pusat dan Perpustakaan DKI Jakarta. Banyak lika liku yang Suma lewatin pas bikin cerita ini, sampe akhirnya terbayarkan lewat juara 1 di tingkat Jakarta Pusat dan masuk 3 besar di tingkat DKI Jakarta. Besok pengumuman juaranya, semoga bisa dapet juara 1 lagi, yaπ₯Ή. Tapi, apapun hasilnya nanti, Suma bakal tetep bersyukur, karena itu hasil terbaikπββοΈ
Makasih banyak udah dukung dan nunggu cerita ini sampe di publish. Semoga kalian suka, ya, selamat membacaπ«Άπ«Ά